INFO SEKOLAH HUBUNGI

021-7812569

JL. Ampera Raya No. 3 - 4 Cilandak Timur Jakarta Selatan

BERITA

Character Building di SMA Sumbangsih

Character Building di SMA Sumbangsih

SMA Sumbangsih didirikan pada tanggal 1 Agustus 1959 yang terletak di Jl.Setiabudi Tengah No.53 Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Berdasarkan Surat Keputusan Yayasan Perguruan Sumbangsih No.203/SKP/III/1959 tanggal, 16 Maret 1959.

Pada bulan Juli 1995 Sekolah yang pernah mendidik beberapa artis seperti Liza natalia, Fauzi Baadilah, Ratu Felicia, Marcella dan Olivia Zalianty, adrian martadinata ini pindah alamat di Jalan Ampera Raya No.3-4 Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Perpindahan tersebut disebabkan karena adanya Proyek Husni Thamrin yang mengharuskan masyarakat sekitar SMA Sumbangsih pindah ke Wilayah lain yang tidak terkena proyek.

SMA Sumbangsih merupakan sekolah umum yang memprioritaskan akhlak dan budi pekerti sebagai ujung tombak dalam membina siswa-siswinya. Gak heran program-program akademis dan non akademis yang dilaksanakan di sekolah ini erat kaitannya dengan character building (pembangunan karakter).

Sebut saja mata pelajaran pendidikan budi pekerti yang menjadi unggulan di sekolah ini karena menjadi mata pelajaran wajib. Pihak sekolah sadar benar, bahwa pembangunan karakter sangatlah penting untuk ditanamkan sejak dini.

Selain itu, tiap awal tahun bagi kelas X dan XI diadakan program rutin bernama Trip Observation (TO). Program ini adalah mengajak para siswa untuk tinggal di daerah pedesaan supaya bisa merasakan keadaan disana, bisa merasakan susahnya tinggal di desa, dan menjadi bagian masyarakat pedesaan.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan saat TO ini bisa ikut bertani, memberikan bakti sosial kepada masyarakat, membantu membangun jembatan, membangun TPA, dan kesemuanya itu intinya adalah pendalaman kehidupan dan kultur disana.

Gak cuma fokus ke pembangunan karakter dong tentunya, kegiatan akademis dan ekskul juga sangat diperhatikan pihak sekolah sebagai lembaga pendidikan. Sarana dan prasarana belajar pun dibuat senyaman mungkin buat siswanya, dari Ruang Kelas nyaman ber AC + LCD Projector, lab fisika , lab kimia , lab bahasa dan lab komputer, mushola sampai studio musik.

Dan semuanya sudah dilengkapai dengan infrastruktur IT. Selain itu sistem penilaian di sini sudah terkomputerisasi, jadi pemberian nilai siswa menjadi lebih objektif dibanding sebelumnya.

Bicara soal ekskul, sumbangsih gak perlu diragukan lagi sob. Deretan piala sudah mereka raih lewat ekskul mereka. Memang prestasi ekskul di sekolah ini lebih menonjol di banding akademis. Meski akhir-akhir ini prestasi mereka berkurang, ekskul basket pernah menjadi kebanggan Sumbangsih soal torehan prestasi di tingkat DKI.

Selain basket, ekskul yang belakangan menjadi kebanggaan adalah Marawis, futsal, dan tari. Bahkan banyak juga para siswa yang sudah berprestasi tetapi pihak sekolah belum bisa memfasilitasi, sebut saja Design grafis , renang, Softball dan Modelling dimana siswa-siswi sumbangsih meraih prestasi membawa nama sekolah. Melihat hal ini sekolah memberikan apreasiasi positif, dan dukungan juga akan mempertimbangkan untuk menjadikannya ekskul kedepan.

Sekolah yang memiliki 420 siswa dan terdapat 18 kelas yang setiap kelas maximal terdapat 25 siswa ini terus melakukan pembinaan dan memiliki harapan agar siswa dan siswi SMA Sumbangsih dapat memiliki karakter yang kuat, menjadi generasi tangguh yaitu insan yang berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur, mandiri dan bertanggung jawab. Sukses terus Buat SMA Sumbangsih.

KOMENTAR

BERITA LAINNYA Indeks